Minggu, 06 Februari 2011

AYAH :'(

dedicated to not my father
Ayah . . .
Sesosok orang yang seharusnya mengantarkanku ke tempat tidurku.
Sesosok orang yang seharusnya menjagaku.
Sesosok orang yang seharusnya menggendongku.
Sesosok orang yang seharusnya menemaniku bermain.
Sesosok orang yang seharusnya mengajakku jalan-jalan.
Sesosok orang yang seharusnya membelikanku mainan.
Sesosok orang yang seharusnya mengajariku bersepeda.
Sesosok orang yang seharusnya mengantarkanku ke sekolah dihari pertamaku.
Sesosok orang yang seharusnya memarahiku saat aku melakukan kesalahan..
Sesosok orang yang seharusnya membimbingku dalam menjalani hidup.
Sesosok orang yang seharusnya menyayangi aku.
Sesosok orang yang seharusnya membahagiakanku.


Ayah. . .
Kenapa ayah tidak bisa menjadi ayah yang seperti itu buatku?
Apa salahku ayah?
Kenapa ayah meninggalkan aku sebelum aku bisa merasakan kasih sayang darimu ayah?
Kenapa ayah meninggalkanku sebelum aku bisa mengenal sosok seorang ayah?
Kenapa ayah tidak bisa menjadi ayah yang baik buatku?
Kenapa ayah membuat masa kecilku menjadi kelabu?
Kenapa ayah membuatku tidak bisa merasakan rasanya memiliki keluarga yang lengkap?


Ayah. . .
Tahukah kau aku iri dengan teman-temanku?
Aku iri dengan teman-temanku yang mempunyai keluarga kecil yang bahagia.
Aku iri dengan teman-temanku yang memiliki sesosok orang yang mereka panggil ayah.
Aku iri dengan teman-temanku yang rapotnya diambil oleh sosok orang yang bernama ayah.
Aku iri dengan teman-temanku yang diantar jemput oleh ayahnya.
Aku iri dengan teman-temanku yang mendapat telfon untuk segera pulang dari ayahnya karna ayahnya mengkhawatirkannya.
Aku iri dengan teman-temanku ayah.
Dan tahukah ayah kalau itu semuanya gara-gara ayah?
Tahukah ayah kalau aku disini selalu membayangkan bagaimana rasanya memiliki seorang ayah?
Tahukah ayah kalau aku disini memikirkan bagaimana hidupku jika memiliki ayah? Aku yakin hidupku pasti akan lebih baik.
Tahukah ayah kalau aku menangis jika mengingat aku tidak pernah memiliki kasih sayang dari ayah?
Tahukah ayah kalau ayah jahat?
Tahukah ayah kalau AYAH TELAH MENGHANCURKAN HIDUPKU?
Tahukah ayah betapa kecewanya aku kepadamu ayah?
Tahukah ayah kalau aku membencimu?
Dimanapun kau berada, aku membencimu ayahku “cahyo sandi widyanto” :’)


Sincerely
Me-